Archive for Januari 2015
1.
Fungsi
Modul I/O
Modul
I/O adalah suatu komponen dalam sistem komputer yang bertanggung jawab atas
pengontrolan sebuah perangkat luar atau lebih dan bertanggung jawab pula dalam
pertukaran data antara perangkat luar tersebut dengan memori utama ataupun dengan
register-register CPU.Dalam mewujudkan hal ini, diperlukan antarmuka internal
dengan komputer (CPU dan memori utama) dan antarmuka dengan perangkat eksternalnya
untuk menjalankan fungsi-fungsi pengontrolan.
Fungsi
dalam menjalankan tugas bagi modul I/O dapat dibagi menjadi beberapa katagori,
yaitu:
v Kontrol
dan pewaktuan.
v Komunikasi CPU.
v Komunikasi perangkat eksternal.
v Pem-buffer-an
data.
v Deteksi
kesalahan.
Fungsi
kontrol dan pewaktuan (control & timing) merupakan hal yang penting
untuk mensinkronkan kerja masing-masing komponen penyusun komputer. Dalam
sekali waktu CPU berkomunikasi dengan satu atau lebih perangkat dengan pola
tidak menentu dan kecepatan transfer komunikasi data yang beragam, baik dengan
perangkat internal seperti register-register, memori utama, memori sekunder,
perangkat peripheral. Proses tersebut bisa berjalan apabila ada fungsi kontrol
dan pewaktuan yang mengatur sistem secara keseluruhan. Contoh control
pemindahan data dari peripheral ke CPU melalui sebuah modul I/O dapat meliputi
langkah-langkah berikut ini :
1. Permintaan
dan pemeriksaan status perangkat dari CPU ke modul I/O.
2. Modul
I/O memberi jawaban atas permintaan CPU.
3. Apabila
perangkat eksternal telah siap untuk transfer data, maka CPU akanmengirimkan
perintah ke modul I/O.
4. Modul
I/O akan menerima paket data dengan panjang tertentu dari peripheral.
5. Selanjutnya
data dikirim ke CPU setelah diadakan sinkronisasi panjang data dankecepatan
transfer oleh modul I/O sehingga paket-paket data dapat diterima CPUdengan
baik.
Transfer
data tidak akan lepas dari penggunaan sistem bus, maka interaksi CPU danmodul
I/O akan melibatkan kontrol dan pewaktuan sebuah arbitrasi bus atau
lebih.Adapun fungsi komunikasi antara CPU dan modul I/O meliputi proses-proses
berikut :
v Command
Decoding, yaitu modul I/O menerima perintah-perintah dari CPU
yangdikirimkan sebagai sinyal bagi bus kontrol. Misalnya, sebuah modul I/O
untuk diskdapat menerima perintah: Read sector, Scan record ID, Format disk.
v Data, pertukaran
data antara CPU dan modul I/O melalui bus data.
v Status
Reporting, yaitu pelaporan kondisi status modul I/O maupun
perangkatperipheral, umumnya berupa status kondisi Busyatau Ready.
Juga status bermacam-macam kondisi kesalahan (error).