Archive for 2015

cara Unistal My SQL

Senin, 25 Mei 2015
Posted by Unknown
Tag :
Oke kali ini saya Akan berbagi pengalaman yang berhubungan dengan My SQL, dulu waktu saya instal My SQL mudah-mudah saja tanpa masalah, karna terlalu lama saya tidak memakai My SQL dan kebetulan ada tugas basis data di kampus dari dosen, dan menggunakan My SQL akhirnya saya Coba Lagi Untuk membukanya, Alhasil ketika saya membukanya ting tong...saya lupa pasword root akses nya, udah gua coba inget-inget namun hasilnya masih tetap sama, alias eroor pasword salah. lalu saya coba unistal seperti biasa di contor panel, dan folder My SQL di program file saya hapus dan saya coba instal lagi, namun hasilnya tetap sama, pasword root yang lama tidak hilang, dan saya mulai serching di google ada beberapa artikel sudah saya coba alhasil masih tetap sama.
setelah berhari2 saya mencari solusi akhirnya dapat juga, dan ternyata cukup mudah.
oke berikut cara unistal MySQL secara keseluruhan.
1.jalankan CMD windows, dengan cara klik pada start windows dan ketikan cmd, setelah keluar tampilan hitam cmd windows, maka ketikan : " Net stop MySQL" tanpa tanda petik lalu Enter. lalu ketik lagi "Sc delete MySQL" tanpa tanda petik, dan tekan Enter.
2. pergi ke kontrol panel >> Program and Feature, pilih MySQL Server 5 dan klik Unistal.
3. buka Windows Explorer >> organize >> Folder And search option >> View >> dan pilih show hidden files folder and driver.
4. hapus folder My SQl dari :
C:\Program Files\MySQL
C:\Program Files (x86)\MySQL // jika ada
C:\ProgramData\MySQL
C:\Users\[User-Name]\AppData\Roaming\MySQL // jika ada
5. klik start windows dak ketik " regedit " tanpa tanda petik lalu cari folder :
    HKEY_CURRENT_USER\Software\MySQL AB (hapus folder MyQLAB)
    HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\MySQL AB (hapus folder MyQLAB)
6. restrat PC\Laptop mu....
7. Instal kembali My SQL.
ok dan semoga berhasil.......

AMPPS

Kamis, 21 Mei 2015
Posted by Unknown
Tag :
AMPPS merupakan aplikasi webserver ciptaan Softaculous dan bisa digunakan baik sebagai Webserver localhost ataupun di Onlinekan, karena AMPPS sudah mendukung banyak pengaplikasian, control panel yang sudah dapat diakses melalui browser dan sudah terintegrasi dengan segala pengaturan seperti hosting panel dan juga dapat langsung mengatur domain setting dan sebagainya.walaupun webserver ini tidak seterkenal XAMPP, namun fitur dari AMPPS sendiri tidak kalah dengan XAMPP. Softaculous Auto installer juga sudah termasuk disini, meskipun untuk memanfaatkan Auto installer ini diharuskan mempunyai koneksi internet. jika anda tertarik anda bisa mendownload nya di sini. Download sekian artikel tentang Ampps jika ada kesulitan bisa di tanyakan pada kolom komentar.

Organisasi Komputer

Sabtu, 31 Januari 2015
Posted by Unknown
Tag :

1.      Fungsi Modul I/O
         Modul I/O adalah suatu komponen dalam sistem komputer yang bertanggung jawab atas pengontrolan sebuah perangkat luar atau lebih dan bertanggung jawab pula dalam pertukaran data antara perangkat luar tersebut dengan memori utama ataupun dengan register-register CPU.Dalam mewujudkan hal ini, diperlukan antarmuka internal dengan komputer (CPU dan memori utama) dan antarmuka dengan perangkat eksternalnya untuk menjalankan fungsi-fungsi pengontrolan.
         Fungsi dalam menjalankan tugas bagi modul I/O dapat dibagi menjadi beberapa katagori, yaitu:
v  Kontrol dan pewaktuan.
v   Komunikasi CPU.
v   Komunikasi perangkat eksternal.
v  Pem-buffer-an data.
v  Deteksi kesalahan.
         Fungsi kontrol dan pewaktuan (control & timing) merupakan hal yang penting untuk mensinkronkan kerja masing-masing komponen penyusun komputer. Dalam sekali waktu CPU berkomunikasi dengan satu atau lebih perangkat dengan pola tidak menentu dan kecepatan transfer komunikasi data yang beragam, baik dengan perangkat internal seperti register-register, memori utama, memori sekunder, perangkat peripheral. Proses tersebut bisa berjalan apabila ada fungsi kontrol dan pewaktuan yang mengatur sistem secara keseluruhan. Contoh control pemindahan data dari peripheral ke CPU melalui sebuah modul I/O dapat meliputi langkah-langkah berikut ini :
1.      Permintaan dan pemeriksaan status perangkat dari CPU ke modul I/O.
2.      Modul I/O memberi jawaban atas permintaan CPU.
3.      Apabila perangkat eksternal telah siap untuk transfer data, maka CPU akanmengirimkan perintah ke modul I/O.
4.      Modul I/O akan menerima paket data dengan panjang tertentu dari peripheral.
5.      Selanjutnya data dikirim ke CPU setelah diadakan sinkronisasi panjang data dankecepatan transfer oleh modul I/O sehingga paket-paket data dapat diterima CPUdengan baik.
         Transfer data tidak akan lepas dari penggunaan sistem bus, maka interaksi CPU danmodul I/O akan melibatkan kontrol dan pewaktuan sebuah arbitrasi bus atau lebih.Adapun fungsi komunikasi antara CPU dan modul I/O meliputi proses-proses berikut :
v  Command Decoding, yaitu modul I/O menerima perintah-perintah dari CPU yangdikirimkan sebagai sinyal bagi bus kontrol. Misalnya, sebuah modul I/O untuk diskdapat menerima perintah: Read sector, Scan record ID, Format disk.
v  Data, pertukaran data antara CPU dan modul I/O melalui bus data.
v  Status Reporting, yaitu pelaporan kondisi status modul I/O maupun perangkatperipheral, umumnya berupa status kondisi Busyatau Ready. Juga status bermacam-macam kondisi kesalahan (error).
Welcome to My Blog

Popular Post

Inspirasi

lakukan hal yang tidak mungkin tapi, berpikirlah 100 kali sebelum melakukan hal BODOH.
Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © Apa Adanya (El-Sonador) -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -