Oke kali ini saya Akan berbagi pengalaman yang berhubungan dengan My SQL, dulu waktu saya instal My SQL mudah-mudah saja tanpa masalah, karna terlalu lama saya tidak memakai My SQL dan kebetulan ada tugas basis data di kampus dari dosen, dan menggunakan My SQL akhirnya saya Coba Lagi Untuk membukanya, Alhasil ketika saya membukanya ting tong...saya lupa pasword root akses nya, udah gua coba inget-inget namun hasilnya masih tetap sama, alias eroor pasword salah. lalu saya coba unistal seperti biasa di contor panel, dan folder My SQL di program file saya hapus dan saya coba instal lagi, namun hasilnya tetap sama, pasword root yang lama tidak hilang, dan saya mulai serching di google ada beberapa artikel sudah saya coba alhasil masih tetap sama.
setelah berhari2 saya mencari solusi akhirnya dapat juga, dan ternyata cukup mudah.
oke berikut cara unistal MySQL secara keseluruhan.
1.jalankan CMD windows, dengan cara klik pada start windows dan ketikan cmd, setelah keluar tampilan hitam cmd windows, maka ketikan : " Net stop MySQL" tanpa tanda petik lalu Enter. lalu ketik lagi "Sc delete MySQL" tanpa tanda petik, dan tekan Enter.
2. pergi ke kontrol panel >> Program and Feature, pilih MySQL Server 5 dan klik Unistal.
3. buka Windows Explorer >> organize >> Folder And search option >> View >> dan pilih show hidden files folder and driver.
4. hapus folder My SQl dari :
HKEY_CURRENT_USER\Software\MySQL AB (hapus folder MyQLAB)
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\MySQL AB (hapus folder MyQLAB)
6. restrat PC\Laptop mu....
7. Instal kembali My SQL.
ok dan semoga berhasil.......
setelah berhari2 saya mencari solusi akhirnya dapat juga, dan ternyata cukup mudah.
oke berikut cara unistal MySQL secara keseluruhan.
1.jalankan CMD windows, dengan cara klik pada start windows dan ketikan cmd, setelah keluar tampilan hitam cmd windows, maka ketikan : " Net stop MySQL" tanpa tanda petik lalu Enter. lalu ketik lagi "Sc delete MySQL" tanpa tanda petik, dan tekan Enter.
2. pergi ke kontrol panel >> Program and Feature, pilih MySQL Server 5 dan klik Unistal.
3. buka Windows Explorer >> organize >> Folder And search option >> View >> dan pilih show hidden files folder and driver.
4. hapus folder My SQl dari :
C:\Program Files\MySQL5. klik start windows dak ketik " regedit " tanpa tanda petik lalu cari folder :
C:\Program Files (x86)\MySQL // jika ada
C:\ProgramData\MySQL
C:\Users\[User-Name]\AppData\Roaming\MySQL // jika ada
HKEY_CURRENT_USER\Software\MySQL AB (hapus folder MyQLAB)
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\MySQL AB (hapus folder MyQLAB)
6. restrat PC\Laptop mu....
7. Instal kembali My SQL.
ok dan semoga berhasil.......
AMPPS merupakan aplikasi webserver ciptaan Softaculous dan bisa digunakan baik sebagai Webserver localhost ataupun di Onlinekan, karena AMPPS sudah mendukung banyak pengaplikasian, control panel yang sudah dapat diakses melalui browser dan sudah terintegrasi dengan segala pengaturan seperti hosting panel dan juga dapat langsung mengatur domain setting dan sebagainya.walaupun webserver ini tidak seterkenal XAMPP, namun fitur dari AMPPS sendiri tidak kalah dengan XAMPP.
Softaculous Auto installer juga sudah termasuk disini, meskipun untuk memanfaatkan Auto installer ini diharuskan mempunyai koneksi internet. jika anda tertarik anda bisa mendownload nya di sini. Download
sekian artikel tentang Ampps jika ada kesulitan bisa di tanyakan pada kolom komentar.
1.
Fungsi
Modul I/O
Modul
I/O adalah suatu komponen dalam sistem komputer yang bertanggung jawab atas
pengontrolan sebuah perangkat luar atau lebih dan bertanggung jawab pula dalam
pertukaran data antara perangkat luar tersebut dengan memori utama ataupun dengan
register-register CPU.Dalam mewujudkan hal ini, diperlukan antarmuka internal
dengan komputer (CPU dan memori utama) dan antarmuka dengan perangkat eksternalnya
untuk menjalankan fungsi-fungsi pengontrolan.
Fungsi
dalam menjalankan tugas bagi modul I/O dapat dibagi menjadi beberapa katagori,
yaitu:
v Kontrol
dan pewaktuan.
v Komunikasi CPU.
v Komunikasi perangkat eksternal.
v Pem-buffer-an
data.
v Deteksi
kesalahan.
Fungsi
kontrol dan pewaktuan (control & timing) merupakan hal yang penting
untuk mensinkronkan kerja masing-masing komponen penyusun komputer. Dalam
sekali waktu CPU berkomunikasi dengan satu atau lebih perangkat dengan pola
tidak menentu dan kecepatan transfer komunikasi data yang beragam, baik dengan
perangkat internal seperti register-register, memori utama, memori sekunder,
perangkat peripheral. Proses tersebut bisa berjalan apabila ada fungsi kontrol
dan pewaktuan yang mengatur sistem secara keseluruhan. Contoh control
pemindahan data dari peripheral ke CPU melalui sebuah modul I/O dapat meliputi
langkah-langkah berikut ini :
1. Permintaan
dan pemeriksaan status perangkat dari CPU ke modul I/O.
2. Modul
I/O memberi jawaban atas permintaan CPU.
3. Apabila
perangkat eksternal telah siap untuk transfer data, maka CPU akanmengirimkan
perintah ke modul I/O.
4. Modul
I/O akan menerima paket data dengan panjang tertentu dari peripheral.
5. Selanjutnya
data dikirim ke CPU setelah diadakan sinkronisasi panjang data dankecepatan
transfer oleh modul I/O sehingga paket-paket data dapat diterima CPUdengan
baik.
Transfer
data tidak akan lepas dari penggunaan sistem bus, maka interaksi CPU danmodul
I/O akan melibatkan kontrol dan pewaktuan sebuah arbitrasi bus atau
lebih.Adapun fungsi komunikasi antara CPU dan modul I/O meliputi proses-proses
berikut :
v Command
Decoding, yaitu modul I/O menerima perintah-perintah dari CPU
yangdikirimkan sebagai sinyal bagi bus kontrol. Misalnya, sebuah modul I/O
untuk diskdapat menerima perintah: Read sector, Scan record ID, Format disk.
v Data, pertukaran
data antara CPU dan modul I/O melalui bus data.
v Status
Reporting, yaitu pelaporan kondisi status modul I/O maupun
perangkatperipheral, umumnya berupa status kondisi Busyatau Ready.
Juga status bermacam-macam kondisi kesalahan (error).
